BREAKING NEWS

Syakira Auni Azmi, Bocah 7 Tahun di Caringin Sukabumi Idap Penyakit Langka: Tak Bisa Mengedip Sejak Lahir

 

SukabumiHebat.com – Sebuah kisah pilu datang dari Kampung Panagan, Desa Pasirdatar Indah, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi. Syakira Auni Azmi, bocah perempuan berusia 7 tahun yang kini duduk di bangku kelas 1 SD, mengidap penyakit langka yang membuatnya tidak bisa mengedipkan kedua matanya sejak lahir dan bibir atasnya kaku.

Kondisi ini pertama kali dicurigai sang ibu, Aidah (47), saat masih mengandung. Syakira lahir melewati dua minggu dari HPL dan harus segera dilahirkan karena dikhawatirkan menelan air ketuban.

“Saat dilahirkan di RS Betha Medika, anak saya sudah tidak bersuara dan badannya biru. Langsung dirujuk ke RS Sekarwangi,” cerita Aidah dengan mata berkaca-kaca.

Perjuangan Pengobatan yang Tak Pernah Berhenti

Sejak bayi hingga usia 5 tahun, Syakira rutin kontrol di RS Betha Medika, kemudian dirujuk ke RS Mata Cicendo Bandung. Sayangnya, hingga saat ini dokter di Cicendo menyatakan ini adalah kasus langka pertama yang mereka temui dan belum ada terapi yang pasti.

“Katanya baru ketemu kasus seperti ini. Belum bisa dibantu selain dikasih obat tetes dan kacamata pelindung,” ungkap Aidah.

Akibatnya, mata Syakira selalu terbuka lebar, bahkan saat tidur hanya tertutup sebagian. Paparan debu dan angin langsung membuat matanya merah dan iritasi berat. Aktivitas bermain pun harus sangat dibatasi oleh keluarga.

Beban Ekonomi Keluarga Buruh Tani

Ayah Syakira bekerja sebagai buruh tani, sementara Aidah hanya ibu rumah tangga. Syakira adalah anak bungsu dari empat bersaudara, dan ketiga kakaknya tumbuh normal.

Meski pengobatan ditanggung BPJS, biaya transportasi jadi momok berat. Dari rumah ke rumah sakit di kota, Aidah harus naik ojek dengan ongkos pulang-pergi Rp100.000 sekali kontrol.

“Alhamdulillah BPJS ada, tapi ongkosnya yang bikin sesak,” keluhnya.

Hingga berita ini diturunkan, keluarga belum pernah mendapat bantuan sosial apa pun dari pemerintah untuk pengobatan Syakira.

Respon Pemerintah Kecamatan Caringin

Camat Caringin, Ridwan Agus Mulyawan, mengaku sudah berkunjung bersama tim Puskesmas pada Rabu lalu. Pihak kecamatan siap membantu dengan ambulans desa bila ada rujukan, serta terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memasukkan data Syakira ke PKH atau DTKS.

“Kami juga jemput Syakira dengan ambulans Puskesmas untuk skrining mata gratis di RS Asyifa beberapa waktu lalu. Ke depan kami upayakan bantuan gotong royong dari relawan,” ujar Ridwan.

Yuk Bantu Syakira dan Keluarga!

Syakira adalah anak yang ceria dan tak pernah mengeluh meski hidup dengan keterbatasan berat. Ia tetap tersenyum dan ingin sekolah seperti teman-temannya.

Keluarga sangat berharap ada bantuan berupa:

  • Biaya transportasi berobat
  • Donasi obat tetes mata khusus
  • Atau uluran tangan lain yang meringankan beban

Jika Anda tergerak membantu Syakira Auni Azmi, silakan hubungi langsung ibunya, Ibu Aidah, melalui kontak yang tertera di bawah (akan kami update secepatnya) atau menghubungi Kantor Kecamatan Caringin.

Mari bersama-sama wujudkan Sukabumi Hebat dengan saling tolong-menolong!

#BantuSyakira #SukabumiHebat #PenyakitLangka #Caringin #KabupatenSukabumi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar